Apakah Aturan di Perusahaan Saya Sudah “Sesuai Aturan”?

peraturan perusahaanDalam sebuah perusahaan, tentu ada banyak peraturan-peraturan yang harus dipatuhi oleh pekerja. Terkadang sebagai pekerja, akan terasa banyak aturan yang sangat mencekik. Sebagai pekerja, ada baiknya kita mengecek ulang peraturan perusahaan yang harus dipatuhi saat kita bekerja. Yang menjadi persoalan adalah kesesuaian peraturan perusahaan tersebut dengan peraturan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ada beberapa aturan yang harus secara kritis disikapi oleh pekerja agar tidak diselewengkan oleh pemilik perusahaan yang nakal.

1. Sebagai pekerja, gaji atau upah adalah hal yang paling diharapkan. Untuk itu, kita harus memastikan bahwa upah yang kita terima adalah upah standar yang sesuai dengan hak sebagai pekerja. Dalam upah, ada banyak elemen penting yang harus diperhatikan. Pekerja harus cukup kritis untuk mensikapi slip gaji yang diterima setiap bulan. Setiap faktor yang tertera pada slip gaji harus diperhatikan dengan seksama. Sebagai contoh, pada slip gaji tertera beberapa perincian antara lain gaji pokok, lembur, overtime (pada beberapa perusahaan membedakan lembur dengan overtime), denda (keterlambatan atau karena kesalahan pekerjaan), dan bonus serta tunjangan. Gaji pokok yang diterima harus dipastikan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam peraturan perusahaan, guna memastikan tidak ada pencatutan upah oleh bagian keuangan yang nakal. Pastikan juga bahwa gaji pokok tersebut sesuai dengan standar upah minimum regional yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah.

2. Peraturan pemerintah juga mengatur tentang hak pekerja untuk mendapatkan libur. Pekerja berhak mendapatkan libur berdasarkan jam kerja maksimal per minggu yang digariskan. Perusahaan harus membayar kelebihan jam kerja dengan hitungan khusus (overtime atau dihitung lembur). Standar pekerja profesional adalah 8 jam perhari. Lebih dari 8 jam perhari dihitung lembur dan maksimal 40 jam kerja harus diselingi dengan hari libur 1 hari. Hal libur khusus juga diatur dalam peraturan pemerintah khususnya untuk pekerja perempuan berkaitan dengan kehamilan. Perlakuan khusus selama kehamilan dan serta cuti hamil harus diberikan untuk pekerja perempuan yang sedang hamil.

3. Keselamatan kerja adalah hal terpenting yang harus selalu diperhatikan. Peraturan pemerintah mengatur dengan detail tentang prosedur pengamanan pekerja terutama para pekerja operasional. Perusahaan wajib memberikan jaminan asuransi untuk para pekerjanya.

4. Ada banyak detail yang diatur dalam peraturan pemerintah, akan tetapi banyak juga yang menjadi wewenang perusahaan untuk mengaturnya. Ada banyak peraturan yang harus selalu dikritisi, terutama hal-hal yang bersifat teknis. Salah satunya adalah peraturan internal perusahaan tentang penggunaan alat-alat perusahaan. Banyak perusahaan di Indonesia yang mengenakan sanksi sangat berat untuk karyawan berkaitan dengan penggunakan fasilitas perusahaan, meskipun berkaitan dengan kepentingan produksi sekalipun. Sebagai contoh, beberapa perusahaan di Indonesia memberlakukan peraturan penggantian alat produksi yang dirusakkan oleh karyawan secara sepihak tanpa melihat kondisi alat itu sebelum rusak. Pada bagian ini, pekerja tidak memiliki pembelaan apapun dikarenakan alat tersebut rusak pada saat dia menggunakan meskipun pada dasarnya kondisi alat tersebut boleh jadi memang “siap rusak”.

5. Beberapa perusahaan di Indonesia bahkan memberikan sanksi yang terbilang aneh untuk pelanggaran ringan seperti merokok di sela-sela jam kerja, menggunakan mobil perusahaan untuk keperluan perusahaan tanpa ijin tertulis dari atasan (meskipun atas alasan darurat sekalipun) serta banyak aturan-aturan aneh yang semata-mata ditujukan untuk membatasi gerak pekerja. Jika perusahaan tempat Anda bekerja termasuk salah satu perusahaan di Indonesia yang melakukan pemberlakuan peraturan aneh tersebut, mungkin sudah saatnya memikirkan alternatif tempat bekerja yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>